12 februari 2008
Aku sangat membencinya. Jeleknya perasaan benci itu, ternyata lebih kuat membuat orang mengingat seseorang yang ia benci.
Parahnya, aku ternyata juga terlalu mencintainya sampai membiarkan hatiku berharap ’J’ akan kembali lagi. Aku bahkan masih merencanakan bersama teman-temanku untuk bagaimana membuatnya kembali lagi. Seperti orang kalap aku terus mengirimkan catatan harianku ke satu kolom curhat di internet. Berharap akan memancingnya, laki-laki kaku yang sangat menjaga privacynya, keluar untuk memarahiku. Tapi ternyata semua langkahku itu juga nggak ada gunanya, bahkan makin membuatku terlihat ’mengenaskan dan memalukan’.
Aku sebenernya malah nggak peduli dihina-dina semua orang, karena semuanya bukan ’orang’ di dunia nyataku, asal aku bisa ketemu ’J’ sekali aja lagi. Aku kangen sekali. Soooooo Pathetic dehhh!
Kalau aku nggak berharap, mungkin aku nggak akan menunggunya dan aku nggak akan sakit hati saat ’J’ nggak datang serta nggak perlu harus membencinya jadi bisa secepatnya melupakannya.
Aku memutuskan untuk akan meminjam uang mama dan melunasi cicilan apartemenku serta kemudian menjualnya. Aku capek sekali, walau anehnya, aku nggak menangis tereak-tereak seperti biasanya. (Apa karena udah ampe kebas ya?).
Kemarin sebelum berangkat ke kantor, aku bertemu dengannya di dalam lift. Saat melihatnya, rasanya dadaku sakiiiiiiit sekali. Pffuuiiihhh. Sampai susah sekali rasanya bernafas. Aku berusaha sekuat tenaga untuk jangan sampai menangis di depannya. Dia terus menatapku dengan santainya. Brengseknya, dia masih keliatan keren and harumnya masih seperti air hujan. Saat pundakku bersentuhan dengan dadanya, aku rasanya hanya ingin sekali memeluknya, merasakan hangatnya.
Ternyata dia nggak semenderita diriku. Sialan. Tadinya rada berharap, akan ngeliat tampang ’J’ yang melas.
Wehhh bete benget mbayangin bakal ada banyak cewek yg siap jadi penghiburnya. Aku terlalu sibuk memasang topengku, hingga nggak bisa membaca pikirannya. Ahhhh peduli setan. Sape LO-Sape GW! Tapi konyolnya, saat ’J’ sudah masuk ke dalam mobilnya, aku malah ingin melihatnya sedikit lagi aja. Aiiiiiihhh bego banget deh!
Aku malah sekarang punya kebiasaan baru duduk di balkon apartemenku sambil makan malam trus menunggunya pulang dan melihat mobilnya memasuki halaman parkir Cuma untuk nangis kek orang bego. Aku bahkan memundurkan jadwal pulang kantorku, berharap akan bisa bertemu dengannya sebentar saja. 99+3+5-7=cepede
Biasanya aku selalu kembali ke rumah mama kalau ada masalah (mama selalu bilang kalo aku kura2 yang nyusahin). Nggak tau kenapa, kali ini aku nggak melarikan diri lagi. Ternyata penyakit masokisme itu menular ya? Atau mungkin aku merasa ingin menikmati detik-detik terakhirku melihatnya, karena begitu apartemenku terjual, aku tau aku mungkin nggak akan pernah melihatnya lagi.
Well, bisa dibunuh kakak seperguruanku kalo ampe aku se ’kampungan’ itu!
Terlalu banyak ’jejak’ yang kubuat bersamanya walau hanya dalam waktu lima bulan. Konyolnya karena semuanya adalah perasaan pertama, pengalaman pertama, kekacauan pertama juga tangisan pertama, jadi berasa penuh sekali di dada. Dan aku masih belum tau gimana caranya membuka tutup sumbatnya. Ampyunnn aku capek banget nangis.
Noraknya aku nangis untuk sesuatu yang ga penting and ga jelas. Anjrittt, malu juga kalo mbayangin ada banyak orang di dunia ini yang jauh lebih menderita, tapi ga semanja aku dalam menghadapi persoalan hidupnya.
Ternyata rasanya ga sekeren di filem yaa, adegan nangis itu?
Biasanya aku selalu melupakan semuanya dengan bersenang-senang dengan temen-temenku. Tapi nggak tau juga kenapa, kali ini aku merasa kalo ketawaku jadi garing benget akhir-akhir ini. Biasanya begitu aku putus, aku langsung mengumumkan kejombloanku dan mulai mencari target baru. Aku bukan tipe perempuan yang bisa sendirian. Jadi nggak peduli aku nggak menyukainya atau malah nggak membutuhkannya, selama laki-laki itu siap berada di sisiku, maka itu sudah cukup.
Tapi anehnya kali ini aku malah nggak bercerita ke siapapun, seperti masih nggak percaya. Rasanya seperti masih ada yang belum selesai. Padahal bener-bener ga jelas apa yang kutunggu. Seperti ga rela kalo kisah ini berakhir. Setidaknya aku ingin sekali lagi menatap langsung ke matanya, saat mendengar dari mulutnya kalo ia nggak mencintaiku lagi, dan membuktikan bahwa ternyata nggak semua yang kuinginkan dalam hidup bisa terkabulkan semuanya.
Sekalian deh! berdarah-berdarah lah sekalian! Sok melloowww geneh, noraxxx abisszz!
Saat aku bertemu dengannya di tempat parkir mobil sebelum berangkat ’bersenang-senang’ tadi, ’J’ hanya memandangku sekilas. Aku tau ia pasti memikirkan betapa benarnya keputusannya melepaskanku, waktu melihatku bersama teman laki-laki sesatku. Ah, terserahlah mo mikir apa. Dua dunia yang berbeda jauh memang nggak akan pernah bisa ketemu, bahkan sampai di akhirat nanti pun. Tapi ternyata aku memang bego kuadrat, karena malah memutuskan untuk pulang cepat malam ini hanya buat nangis sendirian di kamar. yeiiihhhh bener-bener kampungan and ’cemen’ bengggett!
Wiiiiii, aku bener-bener rugi kalo terus begini. Buat apa menderita untuk orang yang bahkan nggak terlihat menderita sama sekali sementara aku dalam pose ’mengenaskan’. Sudah cukup! Selesai! Stop! Berhenti jadi orang bego!
Aku nggak tau apa kamu masih membaca kolom ini. Terima kasih sudah menjadi laki-laki yang ’baik’, hingga aku masih bisa keluar dari kisah ini dengan kepala tegak. Nggak usah terlalu GEER! Saat ini mungkin aku masih belum bisa melupakanmu, sampai harus memutuskan untuk pindah besok. Tapi aku yakin suatu saat pasti bisa melihatmu dengan tanpa perasaan ’kalah’. Aku cewek hebat. Wehehehe kamu bener-bener ga tau apa yang kamu lewatkan, darling (okey, yang terakhir barusan, itu bercanda!)
”Aku mengirimkan tulisan terakhir ini, cuma untuk ngeluarin semua perasaan ’kalah’ dan juga ’dangdut’ yang masih tersisa di dada. Yuppzz, Kamu Menang! Puas?”
Sudah waktunya aku berjalan ke depan. Oia, aku ternyata megang janjiku kan, bahwa Zie pasti menjaga agar kita tetep undercover? Jadi semuanya akan tetap sama seperti enam bulan yang lalu. Nggak akan ada yang berkurang atau tersakiti di dunia nyata, dengan tetep anonymus seperti ini. Anggap aja lima bulan yang kita lewati bersama, cuma jadi salah satu bagian dari sekian banyaknya cerita di LT. Lumayan juga kan fungsi ikutan LT ? Jadi tau beneur kalo hubungan kita emang nggak akan pernah berhasil. Daripada udah married trus cerai. Cinta aja emang gak cukup….TERNYATA!
Nggak akan ada yang berubah. Kamu akan kembali ke duniamu dan aku juga akan kembali ke duniaku melanjutkan huru hara yang sempat terhenti selama beberapa bulan ini. Jangan takut! Aku juga janji, fs lea akan dihapus. Nggak akan ada jejak yang tersisa. Sampai ketemu di dunia nyata…..entah kapan?! Nggak usah repot-repot senyum saat kita ketemu lagi nanti. Karena, aku mungkin juga nggak akan repot basa-basi berpura-pura bahagia bisa pernah mengenalmu. Sorri, tapi aku nggak nganggap cerita kita adalah sesuatu yang indah untuk dikenang dengan ketawa.
Jadi kalau kamu masih tak berani bercerita ke orang tuaku tentang batalnya pertunangan kita, jangan takut, aku yang akan bilang saat mereka pulang dari tempat kakakku bulan depan nanti. Kamu tinggal perlu menjelaskan ke pihak keluargamu sendiri, karena ibumu pagi ini masih menelponku untuk menanyakan kapan akan pergi bersamanya mencicipi tester makanan dari pihak catering, dan aku nggak sanggup mengecewakannya (aneh sekali, mengapa kamu belum berterus terang dengan ibumu?). Itu tugasmu!
Moral catatan harianku selasa ini (jam 00.24 am) : LOVE is SUCK! Ga lagee2 dehhh……






You are extremely kissable. People dream about and enjoy kissing you.
You are definitely attractive, and you have an interesting mix of sexiness and cuteness.
Ever since you were born, you've always been able to assert yourself.
Outward appearances are very important to you. You do your best to look good and have an attractive home.
Your attitude toward sex is healthy, safe, and sane.
You are highly intelligent, especially in areas that deal with concrete knowledge and facts.
You are very quick to forgive your family for wrongdoings. You don't expect them to be perfect, and you try to help them out whenever it's possible.
In some aspects of your life, you can be very self reliant.
You're the girl most guys can't get out of their heads
Admit it, you can seduce practically anyone. And sometimes you try just for fun.
You're a youthful spirit, and your energy is infectious.
Your power color: red
You are very well liked, and many people admire you.
Damn! You are one hot number. You have a lot of sex appeal.
You are simple, modern and elegant.
A total shining star with a ton of admirers
You're quick witted and fast to act.
Your Body Is a Wonderland by John Mayer
The Artist
Crafty and creative, you are able to adapt freely to almost any situation.
You are truly an amazing kisser. Your kisses are extraordinarily mind blowing.
Outgoing
You've got that spark - a good dose of intensity, power, and determination.
You are quite the flirt, but you don't flirt with just anyone.
You're all about flirting and fun, but you often give guys the wrong idea
You are definitely a PMS disaster!
You can handle almost any social situation with grace, even the tricky ones.
You aren't as hard to deal with as some girls
Men notice you light years before you notice them
You aren't the cleanest person in the world, but you're definitely not a slob.
Your mind is definitely a little dirty. You're naughty, but not trashy.
You're pretty spoiled, but you probably don't think you're spoiled enough.
You seduce people by tapping into their dreams and desires.
Perempuan, kenapa selalu punya hobi berpikir terbalik-balik?
walo pose KEBALIK tetep INYAK22 kannn?